Dalam sebuah diskusi kecil, istri pernah berkata,
“Mas, mbok kalau bisa mempersiapkan asuransi setelah pensiun. Denger-denger, kalau nanti sudah pensiun, kualitas asuransi kesehatan jauh berkurang dibandingkan ketika masih aktif bekerja.”
Sejenak saya berpikir. Memang, kami sudah merasakan begitu besar manfaat ikut asuransi dari kantor. Ketika istri melahirkan, operasi pengangkatan kista dan ketika anak saya kecelakaan. Seandainya tidak ada fasilitas asuransi tersebut, mungkin saya sudah jatuh miskin atau memiliki hutang bertumpuk.
Oleh karena itu, wajar jika istri agak khawatir dengan masa depan terkait fasilitas asuransi setelah masa pensiun itu.
“Ehm… Sepertinya kita tidak perlu terlalu khawatir. Perusahaan telah memikirkan hal itu. Saat ini perusahaan telah memupuk dana khusus untuk asuransi ketika pensiun. Namanya DKMP (Dana Kesehatan Masa Pensiun). Biayanya sebagian menjadi beban pegawai dan sebagian beban perusahaan.”
Saya kemudian mencari email mengenai laporan saldo DKMP tersebut. Ya. Benar. Ada. Jadi, terkait biaya premi asuransi masa pensiun, sepertinya sudah tidak yang perlu dikhawatirkan.
Nah, pertanyaannya. Cukupkah hanya memiliki dana untuk biaya premi asuransi? Saya jawab :
“Tidak.”
Ingat, ketika kita semakin tua, kondisi dan kemampuan fisik dan organ vital seperti : jantung, ginjal, hati, paru-paru kita juga pasti mulai menurun. Apalagi kalau selama ini lebih banyak memanjakan dibandingkan melatihnya. Memang, ketika puasa, usus dan saluran pencernaan berhenti bekerja. Tetapi, tidak dengan jantung. Jantung itu selama hidup tetap berdenyut.
Oleh karena itu, selain mempersiapkan biaya premi asuransi masa pensiun, ada yang lebih penting lagi untuk dipersiapkan : menjaga agar organ vital tubuh tetap berfungsi dengan baik ketika memasuki masa pensiun.
Apa akibatnya jika Anda tidak mau menjaganya?
Ketika organ vital itu bermasalah dan masih bisa diperbaiki, maka Anda beruntung. Mungkin masih bisa hidup normal dan tetap bisa menikmati hidup. Tetapi kalau terlanjur bermasalah, sehingga tidak bisa berfungsi seperti sediakala, maka Anda akan menderita sepanjang hidup.
Cara menjaganya?
Istirahat cukup. Makan dan minum sehat. Kelola stress. Pola hidup sehat. Cukup olah raga. Hanya olahraga-lah yang bisa menjamin organ tubuh tetap dalam kondisi sehat.
Oleh karena itu, kalau sekarang saya rutin lari, itu adalah dalam rangka berinvestasi dan saya yakin akan menjadi asuransi bagi kesehatan saya.

Kita semua sudah sangat familiar dengan kalimat ini : untuk urusan kesehatan, mencegah itu jauh lebih baik dibandingkan mengobati.
Benar kan? Makanya tunggu apa lagi? Ayo mulai lari.
Bersambung
Leave a Reply